Gerakan Nasional Di India
Sejak tahun 1858 pemerintah Imperialis Inggris telah memulai memperkuat kekuasaan politik di India. Pengaruh Barat telah masuk dalam berbagai bidang, jalqn raya, kereta api dan pembukaan terusan mempersatukan seluruh India. Pendidikan Barat ikut mengembangkan ide-ide Barat. India telah mengalami moderenisasi yang cepat. Namun demikian rakyat india merasa tidak senang atas perlakuan dan tindakan pemerintah Imperialis Inggris.
Beberapa tahun kemudian yaitu pada tahun 1885, keinginan rakyat India dapat di salurkan melalui suatu organisasi, yang di sebut All Indian Congres (Kongres Nasional India atau di di singkat dengan Kongres). Kongres ini terdiri dari golongan Agama Hindu, Budha, dan Islam.
Tokoh-tokoh yang utama dalam Kongres dari pihak Agama Hindu antara lain : Tilak Bannerji, Mahatma Gandhi, J.Nehru, dari pihak golongan Islam antara lain: Moh.Ali Jinnah, Liguat Ali Khan, dan lainnya. Di antara seluruh Pemimpin Nasionalis India itu di kenallah Mahatmha Gandhi dengan pokok-pikok ajarannya sebagai berikut:
A. Ahimsa : Melawan dengan tidak memakai kekerasan
B. Satyagraha : Rakyat India berjuang merebut kemerdekaan tampa kerjasama dengan pemerintah Inggris (non kooperasi)
C. Hartal : Hari berkabung, pemogokan sebagai protes terhadap pemerintah.
D.Swadeshi : Percaya kepada kekuatan dendiri, dan berusaha memakai bahan-bahan buatan sendiri, gerakan swadesi bertujuan mwnghancurkan industri textil perdagangan Inggris di India.
Ke empat pokok ajaran Mahatma Gandhi ini merupakan senjata yang ampuh untuk mencapai kemerdekaan India. Selama India menjalankan politik satyagraha, Nehru tetap aktif dalam kongres. Oada tahun 1936 dia menuntut kemerdekaan penuh bagi India.
Sementara itu pada tahun 1906 golongan Islam menarik diri dari kongres. Sebagai pemimpinnya terpilih Mohd.Ali Jinnah pada tahun 1909 dan pemimpin liga Muslimin.
Liga Muslimin ini bertujuan mencapai kemerdekaan bagi Pakistan, yang penduduknya sebagian besar ber-Agama Islam.
Sebagai akibat dari gerakan Nasional yang di pelopori oleh Nehru dan Mohd.Ali Jinnah maka pada tanggal 15 Agustus 1947 terbentuklah dua Negara Merdeka yaitu
1. India dengan mayoritas Hindu perdana menterinya Nehru
2. Pakistan dengan mayoritas Islam Gubernur Jenderalnya Mohd.Ali Jinnah.